About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain

Selasa, 04 Oktober 2011

RADIO


RADIO
Sejarah
Judul:Menjadi Broadcaster Profesional
Penerbit:PT LKiS Pelangi AksaraISBN9793381493, 9789793381497
Laman:3
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali dijelaskan pada 1873 oleh James Clerk Maxwell dalam papernya di Royal Society mengenai teori dinamika medan elektromagnetik (bahasa Inggris: A dynamical theory of the electromagnetic field), berdasarkan hasil kerja penelitiannya antara 1861 dan 1865.
Sejarah Radio
Pada 1878 David E. Hughes adalah orang pertama yang mengirimkan dan menerima gelombang radio ketika dia menemukan bahwa keseimbangan induksinya menyebabkan gangguan ke telepon buatannya. Dia mendemonstrasikan penemuannya kepada Royal Society pada 1880 tapi hanya dibilang itu cuma merupakan induksi.
Adalah Heinrich Rudolf Hertz yang, antara 1886 dan 1888, pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen, memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.
Sejarah Singkat Perekembangan Radio
1877 :  Edison memperkenalkan phonograph
1895 :  Marconi menemukan radio transmitter dan menjadikannya sebuah bisnis
1906 : De Forest menemukan vacuum tube
1920 :  Frank Conrad memulai KDKA di Pittsburg
1926:   RCA memulai jaringan radio NBC
1934 :  Didirikankannya Komisi Komunikasi Federal
1949 :  Dimulainya era radio DJ
1970 :  Stasiun FM meningkat, mulai terdengar gaungnya dan sudah memiliki audience yang       segmented
1996 :  Perilaku komunikasi menyebabkan banyak radio yang melakukan merger dan kerjasama
2000 :  Situs internet Napster diperintahkan untuk mengakhiri saling berbagi file di internet         secara bebas
2002 :  Stasiun Radio Web setuju untuk berbagi sebagian keuntungannya untuk para musisi dan             label untuk menggunakan hak cipta musik.
Radio Satelit
Teknologi siaran radio mengalami revolusi dengan munculnya siaran radio berbasis satelit (satellite radio broadcast). Sejarahnya dimulai pada tahun 1992 di Amerika Serikat (AS). Saat itu, FCC (Federal Communications Commission) yang merupakan badan pengatur telekomunikasi di AS mengalokasikan sebuah spektrum di band frekuensi “S” (sekitar 2,3 GHz) untuk siaran nasional (di AS) berbasis satelit dengan menggunakan audio digital (digital audio radio service/DARS). Hanya ada empat perusahaan yang mengajukan diri untuk mendapat izin siaran.
Radio
Tahun 1997, FCC memberi izin kepada: CD Radio (yang berganti nama menjadi Sirius Satellite Radio) dan American Mobile Radio (yang berganti nama menjadi XM Satellite Radio). Masing-masing membayar lebih dari 80 juta dollar AS untuk menggunakan band atau pita frekuensi yang tersedia. Ternyata, hanya XM Radio-lah yang dapat melanjutkan bisnisnya dan mulai siaran secara nasional pada 25 September 2001. Sementara Sirius belum mampu menindaklanjuti, dengan gencar XM Radio menawarkan aneka program dan penerimaan audio berkualitas tinggi bagi penggemar home audio dan car audio. Dari pusat siaran (broadcast centre) di Washington DC yang mempunyai 82 studio digital, XM Radio memancarkan 101 saluran yang berisi program acara: musik, berita, wawancara atau talk show, olahraga, komedi, dan acara anak-anak. Ke-101 saluran itu dipancarkan bersama-sama ke satelit. Para pelanggan dapat menerima langsung dari satelit atau melalui stasiun pengulang (repeater) yang ada.
Penggabungan Radio Seluler
Kemudahan berbagai keperluan bisa diakses melalui ponsel berkat penggabungan teknologi RFID ( Radio Frequency Identification) dengan teknologi selular. Teknologi RFID yang diterjemahkan oleh situs resmi RFID ( www.rfidjournal.com ) sebagai terminologi umum untuk menggambarkan sistem transmisi identitas (auto ID) secara nirkabel melalui gelombang radio. Auto ID ini mencakup bar codes, optical character readers dan beberapa teknologi biometrik seperti pemindai retina mata. Teknik Auto ID ini digunakan untuk mengurangi biaya tenaga kerja, efisiensi waktu, maupun membuat akurasi data lebih presisi dibanding cara manual.
Radio phone
RFID pada prinsipnya microchip yang bisa merespon sinyal radio dengan pemancar jarak jauh. Dengan tempelan antena -yang juga mikro- mayoritas RFID bekerja tanpa baterai karena untuk mengirim kembali responnya RFID memakai sumber tenaga dari sinyal radio. Dengan singkatnya proses ini, tak heran perusahaan dengan proses monitoring barang bejibun seperti pasar swalayan banyak memanfaatkan kelebihan teknologi ini. Kelebihan RFID inilah kemudian mengusik minat vendor ponsel mengawinkannya dengan handset. (DARI BERBAGAI SUMBER)

http://www.nagaswarafm.com/radio-pertama-di-dunia.php
Banyak penggunaan awal radio adalah maritim, untuk mengirimkan pesan telegraf menggunakan kode Morse antara kapal dan darat.
Salah satu pengguna awal termasuk Angkatan Laut Jepang memata-matai armada Rusia pada saat Perang Tsushima di 1901. Salah satu penggunaan yang paling dikenang adalah pada saat tenggelamnya RMS Titanic pada 1912, termawuk komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dan kapal terdekat, dan komunikasi ke stasiun darat mendaftar yang terselamatkan. Radio digunakan untuk menyalurkan perintah dan komunikasi antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut di kedua pihak pada Perang Dunia II; Jerman menggunakan komunikasi radio untuk pesan diplomatik ketika kabel bawah lautnya dipotong oleh Britania. Amerika Serikat menyampaikan Empat belas Pokok Presiden Woodrow Wilson kepada Jerman melalui radio ketika perang.
Siaran mulai dapat dilakukan pada 1920-an, dengan populernya pesawat radio, terutama di Eropa dan Amerika Serikat. Selain siaran, siaran titik-ke-titik, termasuk telepon dan siaran ulang program radio, menjadi populer pada 1920-an dan 1930-an. Penggunaan radio dalam masa sebelum perang adalah pengembangan pendeteksian dan pelokasian pesawat dan kapal dengan penggunaan radar].  Sekarang ini, radio banyak bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi bergerak di segala jenis, dan juga penyiaran radio.


SEJARAH PERKEMBANGAN RADIO DI INDONESIA
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Sejarah_Radio_Republik_Indonesia
l  Studi yg dilakukan Krishna dan David Hill menunjukkan fasilitas radio siaran pertama di Hindia, berupa radio komunikasi Angkatan Laut, mengudara thn 1911 di Sabang.
l  Hingga akhir PD I, mendengarkan radio dianggap ilegal. Setelah PD I peraturan mulai longgar, para broadcaster amatir membangun Batavia Radio Society, yg mulai siaran tetap thn 1925, 6 thn setelah siaran masuk dunia yg pertama terjadi di Belanda.
l  Thn 1934 masyarakat radio komunitas Belanda, Netherlandsche Indische Radio Omroep Maataschappij (NIROM), diberi izin pemerintah utk mendanai operasinya di seluruh Jawa dgn memungut pajak radio melalui kantor pos dan telegraf.
l  Pendirian NIROM tdk lepas dari peran Prof.Dr.Ir. Komans-Netherland dan Dr.Ir. De Groot-Batavia, yg pada thn 1925 berhasil melakukan komunikasi radio dgn menggunakan stasiun relai di Malabar.
l  Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) lahir thn 1930, pada masa pemerintahan Hindia Belanda amatir radio di Indonesia membentuk organisasi  NIVERA (Nederland Indische Vereniging Radio Amateur) yg merupakan organisasi amatir radio pertama di Indonesia
l  Antara thn 1933-1943 anggota NIVERA mendirikan Solosche Radio Vereneging.
l  Jaringan pribumi pertama, Perikatan Perkumpulan Radio Ketimuran (PPRK) diberi izin terbatas thn 1937 utk menyiarkan hal-hal mengenai kebudayaan atau sosial.
l  Cikal bakal ORARI diteruskan dgn lahirnya PRAI (Persatuan Radio Amatir Indonesia) akhir 1945.
l  Desember 1949, saat penyerahan kedaulatan dari Pemerintah Belanda kpd Republik Indonesia Serikat, semua kegiatan dibubarkan.
l  Thn 1950-1952 Amatir Radio Indonesia membentuk PARI (Persatuan Amatir Radio Indonesia).
l  Di akhir thn 1952, karena memandang situasi di tanah air tdk memungkinkan, Pemerintah Indonesia mengeluarkan ketentuan selain pemancar radio milik pemerintah dilarang mengudara.
l  Kegiatan amatir radio dibekukan pada kurun waktu 1952-1965. Pembekuan ini diperkuat dgn UU No. 5 Thn 1964 yg mengenakan sanksi thd mereka yg memiliki radio pemancar tanpa seizin pihak yg berwenang.
l  Namun thn 1966 antusias amatir radio utk mengudara tdk dpt dibendung lagi.
l  Tanggal 14-26 Februari 1966, radio Ampera merupakan sarana perjuangan Kesatuan-kesatuan Aksi dlm perjuangan Orde Baru.
l  Setahun kemudian di berbagai daerah telah terbentuk organisasi-organisasi amatir radio seperti PARD (Persatuan Amatir Radip Djakarta), PARB (Persatuan Amatir Radio Bandung), PARJ (Persatuan Amatir Radio Jogjakarta).
l  Tanggal 9 Juli 1968 berdirilah ORARI yg pelaksanaan teknis dan administratifnya dijalankan sesuai dgn Surat Keputusan DETELRI (Dewan Telekomunikasi RI) No. 004/1968. Selanjutnya hari itu dinyatakan sebagai hari lahir ORARI dan Hari Amatir Radio Indonesia.
l  Namun thn 1966 antusias amatir radio utk mengudara tdk dpt dibendung lagi.
l  Tanggal 14-26 Februari 1966, radio Ampera merupakan sarana perjuangan Kesatuan-kesatuan Aksi dlm perjuangan Orde Baru.
l  Setahun kemudian di berbagai daerah telah terbentuk organisasi-organisasi amatir radio seperti PARD (Persatuan Amatir Radip Djakarta), PARB (Persatuan Amatir Radio Bandung), PARJ (Persatuan Amatir Radio Jogjakarta).
l  Tanggal 9 Juli 1968 berdirilah ORARI yg pelaksanaan teknis dan administratifnya dijalankan sesuai dgn Surat Keputusan DETELRI (Dewan Telekomunikasi RI) No. 004/1968. Selanjutnya hari itu dinyatakan sebagai hari lahir ORARI dan Hari Amatir Radio Indonesia.
l  Sejarah perkembangan radio juga ditandai dgn didirikannya Radio Republik Indonesia (RRI) pada tanggal 11 September 1945, oleh para tokoh yg sebelumnya aktif mengoperasikan beberapa stasiun radio Jepang di 6 kota.
l  Rapat utusan 6 radio di rumah Adang Kadarusman Jl. Menteng Dalam Jakarta memilih Dokter Abdulrahman Saleh sbg pemimpin RRI yg pertama.
l  Rapat juga menghasilkan deklarasi dgn sebutan Piagam 11 September 1945, berisi 3 butir komitmen tugas dan fungsi RRI yg dikenal dgn Tri Prasetia RRI.
l  Operasi RRI awalnya ditempatkan di bwh Departemen Penerangan mulai April 1946. RRI kemudian membangun divisi luar negeri, Voice of Indonesia, utk menyiarkan bulatin gelombang pendek utk luar negeri.

Radio Sebagai Alat Perang Urat Syaraf

Dengam maklumat resmi Tenno Heika tanggal 8 Desember 1941 perang pasifik mulai berkobar dan Jepang menggunakan siaran radio sebagai alat psywar atau perang urat syaraf terhadap negara-negara Asia yang hendak dikuasainya.
Semboyan mereka adalah untuk memerdekakan bangsa-bangsa Asia yang masi dijajag dan selanjutya untuk bersama-sama membangun Asia Timur Raya yang makmur.
Radio Tokyo setiap malam melancarkan siaran propaganda yang sangat mengena. Beberapa bulan sebelumnya tentara Jepang mendarat di Indonesia setiap malam sekitar pukul 22.00 di rumah-rumah orang Indonesia yang mempunyai pesawat radio, berkerumun orang untuk mengikuti siaran Radio Tokyo.
Dengan komentar-komentarnya yang sangat tepat, penyiarnya dapat menciptakan suarana Indonesia merdeka dilingkungan pendengarnya, seolah-olah kedatangan tentara Jepang di Indoensia sangat dinanti-nantikan oleh rakyat Indonesia.
Lebih-lebih setelah Philipina, Indonesia Malaya dalam waktu singkat dapat dikuasai Jepang, setiap orang Indonesia sudah mulai siap-siap menyambut tentara pembebasan Jepang. Begitu besar pengaruh siaran radio yang melancarkan propaganda menjelang pendaratan tentara Jepang di Indonesia pada awal bulan Maret 1942 sehingga tentara Hindia Belanda sebenarnya sudah kalah sebelun bertempur dengan tentara Jepang.
Perang urat syaraf itu makin mengenai sasarannya karena disusul dengan kenyataan-kenyataan dalam perang yang sebenarnya dan disaksikan oleh rakyat Indonesia. Kenyataan tersebut diawali dengan tibanya tentara Jepang di Tarakan, Kalimantan Timur pada tanggal 10 Januari 1942 dan Komandan Belanda di Pulau itu menyerahkan diri pada tanggal 13 Januari 1942. Seminggu kemudian Balikpapan yang merupakan sumber minyak berhasil diduduki pula oleh Jepang, dan berturut-turut jatuh ke tangan Jepang kota-kota Pontianak, Martapura kemudian Banjarmasin.
Dalam gerakannya ke selatan Jepang pada tanggal 14 Februari 1942 menerjunkan pasukan payungnya di Palembang dan dua hari kemudian Palembang dan sekitarnya berhasil diduduki. Dengan jatuhnya Palembang maka terbukalah pulau Jawa bagi tentara Jepang.
Dalam menghadapi ofensif Jepang tersebut, pihak sekutu membentuk suatu komando yang disebut ABDACOM (American British Dutch Australian Command), sedangkan pada akhir Februari 1942 Gubernur Jenderal Hindia Belanda Tjarda Van Starkenborgh Stachower pindah dari Batavia ke Bandung.
Untuk merebut pulau Jawa Jepang menggunakan tentara ke-16 yang dipimpin oleh Lentnan Jenderal Hitosyi Imamura. Pada tanggal 1 Maret 1942 tentaranya berhasil mendarat di tiga tempat sekaligus, yakni di Teluk Banten, di Eretan Wetan dekat Indramayu Jawa Barat, dan Kragan dekat Rembang Jawa Tengah. Pasukan yang mendarat di Banten berhasil menduduki ibukota Batavia pada tangal 5 Maret 1942, dan pada hari itu juga Buitenzorg' (Bogor) dapat direbut dan kemudian bergerak ke Bandung. Sementara itu Pasukan yang mendarat di Eretan langsung menduduki Subang dan merebut lapangan terbang Kalijati.
Dari gerakan dua arah ini tentara Jepang menuju ke pusat pemerintahan dan Komando Tentara Hindia Belanda di Bandung dengan gerakan kilat, sehingga dalam waktu satu minggu saja seluruh Angkatan Perang Serikat di Indonesia diwakili oleh Letnan Jendral Ter Poorten menyerah tanpa syarat kepada tentara Jepang. peristiwa itu terjadi setelah diadakan perundingan di Kalijati pada tanggal 7 Maret 1942 antara Letnan Jendral Imamura beserta staf dan Gubernur Jendral Tjarda dan Letnan Jendral Ter Poorten bersama stafnya pula.
Mengenai penyerahan tanpa syarat itu Jendral Ter Poorten diperintahkan untuk mengumumkannya sendiri kepada pasukan-pasukannya melalui radio, yang ternyata kemudian dibacakan oleh Kepala Staf. Maka sejak tanggal 8 Maret 1942 berakhirlah pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia dan dengan resmi di tegakkan kekuasaan Kemaharajaan Jepang.

[edit] Radio Sebagai Alat Propaganda Untuk Memenangkan Perang

Patut diketahui lebih dahulu, bahwa berbeda dengan jaman Hindia Belanda yang hanya terdapat satu Pemerintah Sipil, maka pada jaman Jepang terdapat tiga pemerintahan militer pendudukan, yakni :
  • Tentara ke-16 dipulau Jawa dan Madura dengan pusatnya di Batavia (kemudian dinamakan Jakarta)
  • Tentara ke-25 dipulau Sumatera dengan pusatnya di Bukit tinggi.
  • Armada Selatan ke-2 di Kalimantan, Sulawesi, Nusatenggara, Maluku dan Irian dengan pusatnya di Makasar (Ujung Pandang).
Di Jawa tugas memulihkan ketertiban dan keamanan serta menanamkan kekuasaan yang sementara lowong itu diserahkan kepada suatu pemeritahan militer yang disebut Gunseibu, masing-masing meliputi Jawa Barat dengan pusatnya di Bandung;Jawa Tengah dengan Pusatnya di Semarang dan Jawa Timur dengan pusatnya diSurabaya. Disamping itu dibentuk dua daerah istimewa yang disebut Koci, yaitu Surakarta dan Yogyakarta. Tata pemerintahan Militer Jepang ini turut mempengaruhi juga perkembangan sejarah radio di Indonesia yang sampai menyerahnya Belanda kepada Jepang di Jawa terdapat beberapa stasiun radio, baik semi pemerintah (NIROM) maupun swasta ketimuran (PPRK), yaitu di Jakarta dan pusat-pusat daerah militer lainnya, Bandung, Semarang, Surabaya, Solo, dan Yogya.
Kota-kota ini, mestinya juga menjadi pusat atau penyalur-penyalur propoganda Jepang menguasai Indonesia, semua sarana komunikasi massa seperti surat kabar,majalah, kantor berita, film dsb. Dikuasai dan dikendalikan oleh penguasa Militer untuk kepentingan perang;lebih-lebih radio yang pada masa itu merupakan sarana komunikasi massa yang palaing ampuh. Perkumpulan-perkumpulan atau organisasi penyiaran radio dibebarkan dan Jepang membentuk sebuah jawatan yang khusus mengurus siaran radio, dengan nama Hoso Kanri Kyoku, beserta cabang-cabangnya yang dinamakan Hoso Kyoku. Pusatnya tetap di Batavia yang kemudian dinamakan Jakarta dan cabang-cabangnya berada di Bandung,Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya kemudian ditambah di Purwokerto dan Malang.
Disamping stasiun-stasiun ini, setiap Hoso Kyoku membentuk kantor-kantor cabang di kota-kota kabupatennya yang dinamakan Shidanso. Kantor ini mempersatukan semua bengkel-bengkel service radio setempat dan segala reparasi serta pemeriksaan pesawat penerimaan milik umum harus dilakukan di satu tempat dan langsung di awasi oleh Jepang.
Kantor ini kemudian juga menyegel gelombang siaran luar negeri semua pesawat radio dan memasang radio-radio umum di tempat-tempat radio yang ramai atau yang mudah dikerumuni oleh orang banyak.Dengan peraturan tersebut maka rakyat tidak boleh dan tidak dapat mendengarkan siaran-siaran dari 8 cabang Hoso Kyoku di Jawa.
Diluar Jawa, baik di Sumatera yang juga dikuasai oleh AD dean pulau-pulau lainnya yang dikuasai oleh AL, stasiun-stasiun radio yang ada juga dikuasai sepenuhnya oleh militer Jepang, dan tidak ada hubungannya dengan pulau Jawa. Seperti diuraikan terlebih dahulu, Jepang menggunakan siaran radio sebagai alat perang urat saraf dan propaganda sejalan dengan tujuan "Perang Asia Timur Raya" atau mereka sebut Dai Toa Senso.
Sampai 6 bulan pertama sejak Jepang menduduki Indonesia Hoso Kyoku Jakarta memang masih menyelenggarakan siaran dalam bahasa Belanda disamping mengusahakan siaran-siaran dalam bahasa Inggris, Prancis dan Arab.Tetapi setelah itu siaran-siaran dalam bahasa Belanda dihapuskan sama sekali, bersamaan dengan kebijaksanaan yang mereka tempuh dibidang pendidikan, yaitu melarang sama sekali penggunaan bahasa Belanda dan asing lainnya di sekolah-sekolah. Sebaliknya penggunaan bahasa Indonesia dikembangkan karena bahasa Indonesia dijadikan satu-satunya bahasa yang digunakan disekolah-sekolah atau kantor-kantor. Bukan hanya itu; nama toko perdagangan umumnya,nama-nama tempat umum seperti tempat renang, stadion, taman dsb serta nama-nama jalan yang semula menggunakan bahasa Belanda atau bahasa asing lainnya, diganti denagn nama Indonesia atau Jepang.
Memang Bahasa Jepang kemudian dijadikan mata pelajaran wajib disekolah-sekolah, disamping bahasa Indonesia. Juga melalui radio diadakan siaran pelejaran bahasa Jepang. Lebih dari itu murid-murid dan pelajar serta masyarakat umum mendapat gemblengan "Semangat Jepang" atau Nipon Seisyin, semangat anti penjajah, anti Inggris-Amerika, anti Asing.
Selanjutnya ditanamkan pula Busyido Seisyin atau semangat kesatria Jepang yang taat dan hormat kepada orang tua, pemimpin dan akhirnya kepada raja. Usaha itu antara lain dilakukan dengan latihan kemiliteran dan pendidikan jasmani. Ber-taiso atau senam pagi secara masal bahkan dikomando melalui radio dari Jakarta yang disiarkan secara sentral dilakukan serntak oleh murid-murid sekolah dasar, pelajar-pelajar sekolah lanjutan, pegawai-pegawai kantor pemerintah dan swasta serta masyarakat umum, setiap pagi sebelum mulai belajar atau bekerja. Acara siaran ini disebut "Radio Taiso".

[

[edit] RRI Saat Detik-detik Kemerdekaan Republik Indonesia

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Bung Karno dan Bung Hatta tiba di bandara Kemayoran dari Saigon. Jusuf Ronodipoero meliput di bandara. Dalam wawancaranya di bandara, Bung Karno mengatakan bahwa untuk memperoleh kemerdekaan tidak perlu menunggu jagung berbunga. Bung Karno mengutip ramalan joyoboyo, dan pada waktu itu tidak ada yang tahu bahwa Kaisar Jepang telah menyatakan menyerah kepada Sekutu.
Pada tanggal 16 Agustus 1945 komplek radio tetap dijaga ketat oleh kampetai (tentara Jepang). Siaran dalam negeri berjalan seperti biasa membawakan lagu-lagu Jepang dan Indonesia, serta berita-berita yang masih menyatakan kemenangan Jepang.
Pada tanggal 17 Agustus 1945 pagi hari, siaran dalam negeri terus berjalan, dan berita disiarkan dari sumber Domei (kantor Berita Jepang). Sekitar pukul 17.30, ketika pegawai bersiap-siap berbuka puasa, seorang wartawan kantor berita Jepang Syachruddin berhasil menyusup ke gedung radio dan ke ruang pemberitaan dengan membawa teks proklamasi yang diterimanya dari Adam Malik untuk disiarkan melalui radio. Pada pukul 18.00 petugas pemberitaan, siaran dan teknik berunding di ruangan pemberitaan untuk mencari kesempatan menyiarkan teks proklamasi. Petugas teknik menginformasikan bahwa studio luar negeri yang tidak mengudara, berada dalam keadaan kosong. Studio itu dapat dipergunakan dan petugas teknik mengatur line modulasi dari sana bisa langsung ke pemancar 10 KW yang terletak di Tanjung Priok.
Tepat pukul 19.00 teks proklamasi dibacakan secara bergantian dalam bahasa Indonesia oleh Jusuf Ronodipoero dan dalam bahasa Inggris oleh Suprapto. Penyiaran teks proklamasi tersebut melalui radio di Jakarta berlangsung berkali-kali selama 15 menit dan pembacaan yang sama dilakukan juga oleh Radio Bandung. Pada pukul 20.30 WIB para kampetai datang ke ruang pemberitaan karena peristiwa penyiaran teks proklamasi telah diketahui oleh Jepang, dan menyiksa seluruh petugas radio yang menyiarkan teks proklamasi, hal yang sama juga dialami oleh Radio Bandung dihentikan pada pukul 21.00 WIB.
Dengan demikian bahwa radio sepeninggalnya Jepang di Indonesia diserahkan sepenuhnya kepada Republik Indonesia, dan ini merupakan cikal bakal dari berdirinya Radio Republik Indonesia dan hingga saat ini RRI terus berjuang demi eksistensinya dibidang komunikasi dengan semangat ”Sekali di udara tetap diudara”.

[edit] Lahirnya Radio Republik Indonesia

Dengan dihentikannya siaran radio dari semua Hoso Kyoku sejak tanggal 19 Agustus 1945. Masyarakat menjadi buta berita. Yang sangat menggelisahkan masyarakat adalah tidak diketahui apa yang harus dilakukan setelah Indonesia diproklamasikan sebagai negara merdeka sejak 17 Agustus 1945.
Bagi orang radio semakin jelas, bahwa dalam situasi yang demikian, siaran radio merupakan alat yang mutlak diperlukan oleh pemerintah Republik Indonesia untuk berhubungan dan memberi tuntunan kepada rakyat, apa yang harus dikerjakan.
Dari berita-berita radio luar negeri diketahui, bahwa yang akan menduduki Jawa dan Sumatera adalah tentara Inggris atas nama sekutu. Tugas mereka melucuti tentara Jepang dan memelihara keamanan, sampai pemerintahan Belanda dapat menjalankan kembali kekuasaanya di Indonesia.
Dengan berita-berita itu kita ketahui, bahwa kedaulatan Belanda atas Indonesia masih diakui oleh sekutu. Suatu pemerintahan yang disebut "Netherlands Indie Civil Administration" disingkat NICA, akan didirikan di Indonesia oleh pemerintah kerajaan Belanda.
Masalah yang akan dihadapi Republik Indonesia dalam waktu dekat adalah :
  1. Sebelum tentara Inggris datang, tentara Jepang akan memegang kuasa dari sekutu menjaga keamanan di Indonesia;
  2. Setelah tentara Inggris datang (menurut berita luar negeri akhir September 1945), Pemerintah Republik Indonesia harus berhadapan dengan tentara Inggris dan Nica.
  3. Setelah tentara Inggris selesai dengan tugasnya, pemerintah Republik Indonesia harus berhadapan dengan tentara Belanda yang akan menggantikan tentara Inggris.
  4. Jika Pemerintah Republik Indonesia berpegang teguh pada proklamasi 17 Agustus dengan UUD 45 yang mulai berlaku 18 Agustus 1945, Pemerintah Republik Indonesia harus menolak beroperasinya tentara Inggris dan NICA di wilayah kedaulatannya akan dilanggar.
Dalam menghadapi masalah-masalah tersebut,jelaslah,pemerintah RI harus mempunyai hubungan yang cepat dan erat dengan seluruh rakyat yang akan mrnjadi kekuatan utama.
Satu-satunya alat komunikasi ialah siaran radio.sesuai dengan pemikiran sebelumnya,maka sebelum tentara Inggris mendart kita sudah harus melaksanakan:
  1. Pembentukan satu organisasi siaran radio nasional.
  2. Menguasai semua pemancar di 8 stasiun radio didaerah Jawa.
Untuk itu tidak ada jalan lain,kecali mengadakan pertemuan dengan wakil-wakil dari 8 bekas Hoso Kyoku. Tempat yang dipilih adalah Jakarta.

[edit] SUASANA MENJELANG 11 SEPTEMBER

Undangan sudah dikirim kepeda wakil-wakil stasiun di Jawa. Teman-teman di Jakarta sudah diberi tahu dan semua sudah dipersiapkan untuk melangsungkan konperensi tanggal 11 September.
Sementara itu, Mr.Oetoyo Ramelan,sebagai pemimpin radio yang tertinggi di Hosokanri Kyoku pada prinsipnya menyetujui prakarsa untuk mengadakan konperensi,tetapi menyarankan supaya minta persetujuan lebih dulu dari Presiden,karena hal ini menyangkut masalah politik dan kebijaksanaan pemerintah RI.
Namun,setelah menghadap di Pegangsaan Timur 56 tanggal 11 September, juru bicara pemerintah Sukarjo Wirjopranoto memberitahukan, bahwa hari itu presiden tidak dapat menerima delegasi radio.
Walaupun kesempatan untuk bertemu dengan Presiden belum diperoleh,tetapi sautu kesempatan lain telah dimanfaatkan. Yaitu rencana untuk menghadap Sekretaris Negara Mr.A.G. Pringgodigo jam 17.00 di Pejambon. Sekretaris Negara akan mengadakan pertemuan dengan wakil-wakil organisasi publisitas seperti pers dan lain-lain.Rencana ini disambut hangat oleh kawan-kawan di Jakarta.


karakteristik radio

arakteristik Radio

Radio memiliki karakteristik khas yang membedakannya dengan media massa lainnya. Karakteristik radio antara lain:
1. Auditori. Radio adalah “suara”, untuk didengar. Karenanya isi siaran hanya sepintas lalu dan tidak dapat diulang.
2. Transmisi. Prosesnya disampaikan kepada pendengar melalui pemancaran (transmisi).
3. Mengandung gangguan. Seperti timbul tenggelam (fading) dan gangguan teknis “channel noise factor”.
4. Theatre of Mind. Siaran radio merupakan seni memainkan imajinasi pendengar melalui kata dan suara. Radio menciptakan gambar (makes pictures) dalam imajinasi pendengar dengan kekuatan kata dan suara. Pendengar bisa membayangkan apa yang dikemukakan penyiar. Bahkan, pendengar bisa berimajinasi tentang sosok penyiar tersebut.
5. Identik dengan musik. Radio adalah sarana hiburan termurah dan tercepat sehingga menjadi media utama untuk mendengarkan musik.
Sumber: Broadcast Journalism, ASM Romli.
KELEBIHAN DAN KELEMAHAN RADIO
Kelebihan Media Radio :
- Jangkauan fleksibel
- Cukup serentak
- Penetrasi kedaerah rural baik
- Penetrasi kalangan bawah/ buta huruf baik
- Realtif sangat murah
- Produksi materi relatif mudah

Kekurangan Media Radio :
- Sulit dikontrol
- Frekuensi harus tinggi
- Untuk daerah luas perlu banyak stasiun
- Segmentasi pendengar sulit
- Tak ada gambar

Rabu, 22 Desember 2010

orang jaman dulu

Di pagi yang indah ini ,hendaknya kita ucapkan alhamdulillah karena masih bisa bernafas dan menyambut hari yang baru dalam hidup kita .yak !hari ini cerah banget ,secerah hati gue yang berbinar-binar kesenengan karena ga ngampus pada hari terakhir kuliah ditahun 2010 ini .

Seneng banget deh gue kayaknya hari ini ,meski tadi pagi sempet di sergap kebimbangan ,ngampus ga yaa ....padahal gue bangun jam 5 tapi akhirnya gue tergeletak lemas di kasur 'ah ,saya ga bisa ngampus hari ini dan ...zzzzzz'
Ternyata pesona kasur reyot mengalahkan keinginan untuk bertemu si sneaker ijo di kampus .
Oiya guys ,sneaker ijo itu cem-ceman gue .Istilah kerennya moodbooster gue di kampus ,you know lah .Gue ga suka beneran kok sama dia ,sumpah suer tekewer -kewer .Tapi kalo dia mau ya gue ga nolak juga *evilaugh*

Kembali pada pagi yang cerah ,saat gue mulai pergi ke alam bawah sadar ,jauh lebih dalam ,jauh lebih dalam.
'Tiaaaaaa ....kamu ga kuliah ?' Jreng ...jeng ..jeng *musik horor '
Emak gue dateng gedor2 pintu ,gue pun kembali ke alam atas sadar .
Sambil nutup pala pake bantal 'libur ...' Ini jelas alibi .
'Hah ?dosennya ga ada '
'Ho-oh 'Selesai beres ,daripada ditanya lebih panjang .Tapi ternyata nyokap gue memang berbakat jadi presenter .
'Bla ...bla ...bla .. ?bla ..bla ...blaa ...'

Alhasil gue ga jadi melanjutkan tidur di pagi indah cerah ceria ini .Selesai denger wejangan pagi dari emak gue tersayag ,cacing di perut meronta -ronta ,perut gue berasa clubbing bunyi jedag jedug jedag jedug ....

Gue pun segera capcus ke meja makan sebelum para cacing joget lebih agresif lagi . Tring* sampailah gue di meja makan ,ada sepiring nasi goreng berwarna coklat (kalo warna putih nasi udug) berkilauan menggoda minta di kunyah .Sikat !!!!sesensok ,dua sendok ,selesai ....

Nah ini yang menakjubkan ,ini bagian terpentingnya dari postingan gue hari ini .Selesai makan ,pembantu gue dateng terus dia naik ke lantai dua .Setelah selesai ganti kostum tiba-tiba dia turun ke bawah .Terus balik lagi ke atas 'bismillah 'katanya .
Gue nengok ,macam mau betempur aja naek tangga baca bismillah *tumben .
Ga taunya ,dia gotong segalon penuh air minum sendirian naek tangga ke lantai 2 rumah gue .Bayangin ya tolong bayangin ,ibu-ibu tua renta bisa di bilang 'nenek' sekitar umur 60an gotong galon air sendirian naik tangga .WOWW !!!

Kata gue 'wow !!'
Gue cuma bisa bilang kata itu tadi .
Sebenernya gue mau bantuin ,tapi daripada ngejengkal terus gue sama pembokat gue ngegelinding di tangga jadi gue putuskan untuk nonton aja dan ngasih sedikit wejangan 'ati2 mpok !'

Terus karena was-was takut pembantu gue yang di panggil mpok itu pingsan setelah sampe lante 2 ,gue pun nyusul .Ternyata dia sukses ngegotong tuh galon sampe lantei 2 namun perjuangan belum berhasil .Galon belom di taro ke dispenser ,gue mau ngebantuin ...tapi daripada nanti galonnya pecah gue banting karena berat jadi sebaiknya gue tonton aja lagi .Mpok pun mengambil ancang2 posisi kuda2 yang tepat buat nancepin tuh galon ke dispenser .
Gue nonton sambil tepuk tangan ,niup terompet (udah kek suporter bola) 'ati2 ,mpok ,ati ati kiri dikit kanan awas ...aaaaa tidaaaakkk !!!' Dan jlepp*
Galon itu berhasil nancep di dispenser dengan sukses selamat sentosa dan npok gue berkata 'kan udah jago'
'Yoiiii ....canggih ya ,mpok.Saya mah nonton aja :D'
Asik abis ,begitulah kekuatan orang zaman dulu yang dari kecilnya terbiasa hidup kerja keras .Ternyata sampe umurnya yang udah setua itu dia masih jado gendong2 galon naik tangga .Dan sepertinya gue harus berguru sama mpok gue supaya bisa jadi superwoman kayak dia . 'Mpok !!ajarin sayaa ...'

Jumat, 17 Desember 2010

masa yang paling indah

Setiap orang pasti punya masa yang paling indah dalam hidupnya ,begitu pun gue yang kebanyakan kisahnya kalo ga tentang tonjok2an ya tampol2an .Tapi jujur gue ingin kembali ke masa itu ,masa di mana gue nyolot2nya .Dimanapun ga ada rasa takut2nya atau berpikir untuk bertindak dengan logika bukan cuma emosi dan perasaan .Gak kayak sekarang yang justru kebanyakan logikanya alhasil semakin autis dan jarang bertindak .

Gue ingin kembali mengenang saat -saat gue kabur dari rumah cuma mau latihan band ,saat-saat gue adu bacot sama senior cowok ,saat -saat gue mengekspresikan diri gue dengan senyentrik-nyentriknya .Saat tonjok2an sama temen cowok,atau cakar2an dilapangan sama senior cewek .Saat ikut tourna$en basket yang meski gue hanya pemain junior cadangan tapi rasa bahagianya melebihi ketika dapet duit semilyar .Saat pulang malem dan harus lewat kuburan cuma hanya karena demi mau llihat band favorit ..Semua itu pernah dan sudah gue lalui kenyataan itu semua sekarang hanyalah potongan masa lalu .Tapi tragedi seperti itu ,sekarang ga akan mungklin gue lakuin betapapun gue merindukannya .Gue cukup bersyukur dengan semua ke-absurd-an masa remaja gue .

Ya ,mereka hanya suatu masa yang ga akan bisa terulang dan gue rasa cukup segitu aja karena di masa sekarang ini gue berusaha dengan sekuat tenaga membuat semuanya jauh lebih menyenangkan dan menjadikan 'dewasa' bukan hal yang menakutkan .Meski masih mengerikan untuk didengar !haha
the most wonderful period ....

Jumat sore sendu di gor bulutangkis

Jumat ini rasanya sendu banget apalagi tadi ada angin gede berseliweran dan kemudian hujan .Di tambah lagi gue abis nonton drama korea (terus ngapa ?) Gapapa sih lumayan aja filmnya .hehee ...

Sore ini gue menulis postingan ini di sebuah bangku kuning yang menghadap ke arah lapangan .Di pool 3 ada 6 orang muda mudi lagi asyik main badminton meski maksa banget selapangan main 6 orang .
Di pool 1 ada dua bocah perkasa bersama bapaknya (sepertinya) yang waktu masih mudanya kayaknya perkasa juga (soalnya masih kelihatan bekasnya di balik tubuh gempalnya).

Baru aja gue omongin ternyata 6 org muda mudi yang tadi berada dalam ssatu lapangan kini buka satu pool lagi .Romantis juga sih ada mereka buka pool baru soalnya mau ngasih kesempatan temen mereka cewek dan cowok ,bedua aja main badminton .Dan kemesraan mereka dalam memukul kok membuat sore ini semakin sendu dan gue semakin ingin juga menepak mereka .

Betapa orang -orang memiliki spirit di sore hari ini ,gue masih dipojokan duduk di bangku kuning dan terkantuk -kantuk .Semua berbahagia dengan apa yang mereka lakukan dengan teman-teman mereka .Hahh ,tapi kalian jangan senang- senang dulu .Kalian udah bikin gue murka duduk di bangku kuning ini dan mendengar hiruk pikuk kegalauan dari sepatu badminton kalian .Asal tau saja ,gue disini di pojokan ini ,gue sedang merakit bom yang sebentar lagi akan selesai dan akan gue gunakan untuk memusnahkan tawa canda kalian yang menambah kesenduan jumat ini .Tunggu sebentar lagi kalian akan terpisah dari bibir yang kalian senyumkan ,gigi yang kalian pamerkan ,kaki yang kalian gunakan untuk berlari dan organ2 dalam kalian akan bermucratan !
Tunggu !Hentikan tawa kalian !Hentikan !atau ......BOOM !!!

Minggu, 23 Mei 2010

MY OTHER SIDE

I invite you to talk, you invited me to argue
I invite you thinking, you make me depressed
I try to give a solution, you give me a dead end
I try to get up, you make me down again


you invite me to speak, I try to listen
you confide in me, I try to give advice

you invite me  to think, I help find a solution
you try to get up, I also rise

DREAMS ENDED

start the sky was overcast and I'm still standing at the end alleys void

observing the heavens and the earth from a distance

wind whipping, dramatizing the universe disharmony

earth, sky oh oh you guys apart, but you are one in the eye
 
i'm hooked, they are too compelling
 
i wanted to fly but I could fall at any time

if I fall now I can also fly later

ah heart full of passion began to fluctuate
   
i want to embrace everything that perspective, the creation

they are so close

but my hands were not up to also reach

I'm increasingly trying to

they are farther away

and without realizing I was struggling with anxiety

oh god my heart is too empty, to be greedy and not trending

to forget how to be grateful, adoring you

Sabtu, 23 Januari 2010

障害からの笑顔 ( shōgai kara no egao )

Hari apa sekarang ? Yeppp .. sekarang sunday meenn . Dan tadi malam adalah satnite alias malem minggu .
Biasanya nih kalo malem minggu kerjaan gue adalah hangout bersama teman atau online sepanjang malam aatau nonton TV sampe pagii .
Tapi kegiatan ini semua berubah sejak 2010 , huwaaww ...
kenapa ? gapapa sih , temen gue lagi pada sibuk . hehe . Mau ngajak temen kampus jalann , Hzzzz ... rumahnya jauh-jauh meeennn , dan gue .... 'GAK TAU JALAN' . Inilah derita si bocahh yang ga tau jalan . Bayangin aja dari SD sampe sekarang gue KULIAHH cuma di depok . Dan letaknya ga jauh dari rumah ,teman- teman pun tak jauhh darii .. DEPOK !!!
Woww .. keren gga sihh . Maka jangan salahkan gue bila gue menjadi anak DEPOK SEJATI . Karena hidup gue berkutat di daerah DEPOK saja . thx GOD


Ya.. ya .. ya .. Sebenernya gue pengen gitu kali kali sekolah yang jauh sekalian .Ke lempar ke Bandung kek . Jogja kek . Surabaya .. Sayangnya dunia ini masih terbatas untuk gue jamahh saat ini sepertinya . Karena rejeki gue dimanaaa ?? DEPOK (gilaa .. cinta banget dahh .. mudah -mudahann jodoh gue bukan orangg DEPOK !!!hha )

Tapi gue akui, hidup kayak gue enak banget sumpah , semua ada , semua deket , hampir gga susah . Cuma yang kayak begini kurang sehat juga menurut guee ..

WHY??

Karena ketika gue mengenal dunia , pandangan gue pun hanya sekitar DEPOK alias sempit . Mungkin lingkungan hidup tempat gue berkutat juga telahh mempengaruhi pola pikir dan kelakuan gue yang bisa di bilang ya itu itu saja ! Gue hanya melihat sesuatu dari satu arah saja , dan gue terbiasa memutuskan segala sesuatunya sendiri tanpa melihat keadaan umum . Swt banget dehh , gue ngerasa bodoh kadang , kayak orang primitif yang sok jadi orang modern dan itu gga enak banget . So, kadang gue lebih suka sendirian (pengen.a sih manjat ke atas pohoonn*) , online , atau bikin apa kekyang bikin gue rada- rada autis .
Sampe pernah suatu saat gue kena tipu . Sial , problem ter'SIAL' yang gue dapet , kegagalan , yang bikin . But yaudahlahh , gue harus belajar dari semua kegagalan yang udah gue dapet .

TAPI ...

Tunggu !! Kegagalan itu masih menyertai gue sampai 2010 ini . Kesialan itu gga kunjung pergi ternyata . Ya, buktinya sekarang gue diantara kepenatan menghadapi kenyataan apa yang akan  gue terima besok , Keputusan apa lagi yang akan mencabik-cabik hati orang tua dan gue ?


Gimana harusnya ??

Harusnya gue membuka lebar- lebar pandangan dan pola pikir gue . 
Harusnya di tahun ke 20 ini gue bisa menjadi 'dewasa' bukan 'tua' .
Harusnya gue jadi seorang pekerja bukan anak manja .
Harusnya gue bikin ortu bahaga bukan merana .
dan ..
Harusnya gue menjadi umat yang taat pada TUHAN bukan taat online .


Jadiii ....
Problem dan inti masalah gue adalahhh ...

Gue tidak memiliki manajemen yang baik karena pola pikir gue gga pernah terbuka dan mengolah informasi dengan cermat sehingga gue tetap ? GAGAL !! apalagi sepertinya ibadah gue kurang banyakk ..
Yaaa ....  Jadi sekarang gue yang sedang berharap-harap cemas sedang membuka dirinya untuk menjadi 'dewasa' dan intinya HIDUP itu yang penting :

1.RAJIN IBADAH (taat sama Allah)
2.RIDHA ortu
3.USAHA (usaha = melakukan yang terbaik untuk hasil yang terbaik)

Insyaallah hidup anda akan baik- baik saja . Ini kesimpulan gue berdasarkan pengalaman saja*
Hehehe ... GANBATTE NE !!