About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain

Jumat, 17 Desember 2010

masa yang paling indah

Setiap orang pasti punya masa yang paling indah dalam hidupnya ,begitu pun gue yang kebanyakan kisahnya kalo ga tentang tonjok2an ya tampol2an .Tapi jujur gue ingin kembali ke masa itu ,masa di mana gue nyolot2nya .Dimanapun ga ada rasa takut2nya atau berpikir untuk bertindak dengan logika bukan cuma emosi dan perasaan .Gak kayak sekarang yang justru kebanyakan logikanya alhasil semakin autis dan jarang bertindak .

Gue ingin kembali mengenang saat -saat gue kabur dari rumah cuma mau latihan band ,saat-saat gue adu bacot sama senior cowok ,saat -saat gue mengekspresikan diri gue dengan senyentrik-nyentriknya .Saat tonjok2an sama temen cowok,atau cakar2an dilapangan sama senior cewek .Saat ikut tourna$en basket yang meski gue hanya pemain junior cadangan tapi rasa bahagianya melebihi ketika dapet duit semilyar .Saat pulang malem dan harus lewat kuburan cuma hanya karena demi mau llihat band favorit ..Semua itu pernah dan sudah gue lalui kenyataan itu semua sekarang hanyalah potongan masa lalu .Tapi tragedi seperti itu ,sekarang ga akan mungklin gue lakuin betapapun gue merindukannya .Gue cukup bersyukur dengan semua ke-absurd-an masa remaja gue .

Ya ,mereka hanya suatu masa yang ga akan bisa terulang dan gue rasa cukup segitu aja karena di masa sekarang ini gue berusaha dengan sekuat tenaga membuat semuanya jauh lebih menyenangkan dan menjadikan 'dewasa' bukan hal yang menakutkan .Meski masih mengerikan untuk didengar !haha
the most wonderful period ....

0 comments: